Kuliah di MIT atau Harvard University, Pasti Bisa!

Sumber Tulisan

Tulisan berikut ini merupakan tulisan alumni ITB yang saya peroleh dari Mailing List. Tulisan ini semoga dapat memberikan informasi dan memberikan motivasi bagi kita semua untuk bisa melanjutkan studi di Institut/Universitas terbaik dunia, yaitu Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Harvard University. Siapapun anda, dan bagaimanapun kondisi anda saat ini, jika kita ada kemauan keras, insya Alloh kita bisa meraihnya, menimba ilmu dan pengalaman di sana…

Logo MIT

Logo Massachusetts Institute of Technology (MIT)

Logo Harvard university

Logo Harvard University

Yth Alumni ITB-Calon mahasiswa MIT Sloan School of Management,
Terimakasih atas antusias anda untuk menimba ilmu di MIT, salah satu universitas terbaik di dunia. Saya amat senang anda mempunyai keinginan untuk kuliah di MIT, karena setelah itu anda akan dapat menyumbangkan ilmu, pengalaman dan network yang lebih luas kepada bangsa Indonesia. Pertanyaan anda tentang Praysarat kuliah, Beasiswa, Rekomendasi, IP, Langkah-langkahnya atau cara untuk mendaftar dll, saya jawab dengan mengirimkan kepada anda bacaan mengenai Sloan School Of Management MIT seperti terlampir.

Namun, mungkin itu adalah pola standard untuk mendaftar di Universitas terkemuka dan baik. Oleh karena itu saya akan bercerita sedikit pengalaman saya, bagaimana saya persiapkan diri, mendaftar , diterima, kuliah dan lulus dari MIT semoga berguna untuk pengetahuan anda:

Waktu Kuliah di ITB, IP saya juga biasa-biasa saja karena saya sibuk organisasi : Karate dan Terjun payung. Begitu juga, karena saya bukan anak orang kaya, saya juga tidak punya uang untuk sekolah lagi, TAPI SAYA PUNYA KEMAUAN SEKOLAH DI UNIVERSITAS KELAS DUNIA. Masalahnya, kalau mau kuliah di Universitas kelas dunia, KITA BERSAING DENGAN CALON TERBAIK DARI SELURUH DUNIA,dan univeritas-universitas tersebut PASTI mencari candidate TERBAIK dengan prestasi DUNIA, antara lain:

      1. Prestasi Akademik : IP Baik atau Baik Sekali untuk menunjukkan kemampuan akademik dan intelektualitas candidate.
      2. Prestasi non Extra Kulikuler: Untuk menunjukkan Leadership atau kemampuan pribadi
      3. Kegiatan Mahasiswa Organisasi (Jabatan di Organisasi)
      4. Kegiatan Olahraga
                    5. Prestasi Kerja: Jenjang jabatan dan proses meniti karir serta pencapaian pribadi.

Anda semua masih muda dan punya peluang besar untuk sekolah di MIT dengan persiapan yang baik. Apa yang saya kerjakan untuk memperbaiki IP ITB saya yang biasa-biasa saja, saya kuliah lagi di MM-UI dengan sungguh-sungguh, dengan hasil IP Baik.Meskipun belum maksimal, IP saya di MM-UI telah menunjukkan kemampuan saya:bahwa kalau saya sekolah di MIT tidak akan gagal. Mengenai Prestasi Extra Kulikuler, Kebetulan waktu di ITB saya mempunyai prestasi di olah raga Karate dan Terjun Payung jadi tidak ada masalah. Tapi juga saya mengisi waktu dengan mendirikan Jakarta WindSurfing Club pada tahun 80’an dan ikut olah raga Diving. Untuk Prestasi kerja, saya memang ingin menunjukkan prestasi yang dapat dibanggakan. Pada saat bekerja di Garuda, saya bekerja sangat keras, Saya Masuk jam 6 pagi dan pulang jam 10 malam, hampir setiap hari. Saya juga mengambil semua License yang ada di Divisi TekniK Garuda Sehingga beberapa kali naik pangkat dua kali dalam setahun, dan dalam 10 tahun saya menjadi VP termuda di Garuda dengan anak buah 3500 orang. (VP GMF).

Pada saat itu GMF juga menjadi Divisi terbaik di Garuda dan mampu mengerjakan pekerjaan kelas dunia: Modifikasi Boeing Section 41, pertama di Dunia, dan melaksanakan Overhaul DC-10 (Wide Body Aircraft) pertama di Indonesia. Memang persiapan saya untuk sekolah lagi di MIT dan Harvard saya persiapkan dengan baik dan dengan waktu yang cukup lama. Saya mengisi semua kekurangan saya untuk memenuhi semua prasyarat, baik syarat akademis, non akademis maupun pengalaman kerja. Dengan pencapaian seperti tersebut diatas, saya daftar ke MIT Sloan dan diterima, meskipun tidak mempunyai uang dan belum ada beasiswa.

Justru Berdasarkan surat penerimaan dari MIT, maka saya lebih mudah mencari beasiswa. Di Garuda saya menghadap Direktur Utama, dan beliau tidak bisa menolak permohonan beasiswa saya, karena belum pernah ada orang Garuda yang diterima disekolah MIT atau Harvard sebelumnya. Perlu dicatat, dalam persiapan panjang tersebut, saya tidak memberitahu hal ini kepada siapa-siapa karena takut kalau-kalau ada orang JID (jahat, iri dan dengki). Pada suatu saat, pada waktu saya ingin kuliah di MIT, saya pernah meminta rekomendasi dari salah satu alumni MIT, orang Indonesia. Beliau mengatakan tidak mungkin saya sekolah di MIT, karena sangat sulit, peluangnya kecil sekali untuk diterima dan peluang lebih kecil lagi untuk lulus. Tapi penolakan in justru membuat saya bersemangat untuk membuktikan saya bisa. Jadi, JANGAN KECIL HATI KALAU ORANG MENCEMOOH KEINGINAN ANDA SEKOLAH DI MIT. Itu biasa-biasa saja. Maju terus………..!

Tapi coba cari dan Temukanlah atasan atau senior yang mau mendorong anda untuk maju, Pasti ada!. Setelah saya mendapat persetujuan beasiswa, maka para Direktur yang lain diberitahu. Pada saat sekolah di MIT, karena biayanya sangat mahal, saya belajar dengan sungguh-sungguh, malu kalau sampai tidak lulus dan kasihan kepada yang memberi beasiswa. Pendapat saya, RATA-RATA ANAK ITB AKAN MAMPU SEKOLAH DI MIT ATAU HARVARD, KALAU MAU.

Inti dari Cerita tersebut:
Alumni ITB yang nilai IP nya di ITB biasa-biasa saja, PASTI BISA DITERIMA DI MIT, kalau BENAR-BENAR mau.Jadi kalau anda BENAR2 mau, Anda pasti anda mau meperbaiki IP: dengan kuliah lagi dengan sungguh-sungguh di program S2 di Indonesia.

Cara lain yang diberikan oleh MIT adalah anda mengikuti ujian TOEFL / GMAT dan menunjukkan nilai TOEFL/ GMAT terbaik. Ini alternative untuk menunjukkan kemampuan anda sebenarnya, yang belum tergambar / tercermin dalam IP yang biasa-biasa saja di ITB. Anda pasti mau menunjukkan prestasi non akademik:

      1. Mencari presatasi dalam mengelola dan memajukan organisasi,LSM,Yayasan.
      2. Menunjukkan kemampuan kepemimpinan di RT, RW, Kecamatan, Propinsi dll, hal Ini penting untuk menunjukkan Leadership.
      3. Anda Pasti mau bekerja keras, meniti karier dengan sungguh-sungguh untuk mencapai jenjang lebih tinggi dengan cepat.

(Fast Track).Ikut dan berprestasi dalam project besar perusahaan, dengan skala nasional.

Saya yakin anda sebagai alumni ITB PASTI BISA MASUK MIT, kalau mau. Masalah utama adalah belum tentu memiliki kemauan keras, atau tidak memiliki kesungguhan dalam mencapai keinginan. Karena terlalu enak dan terlalu nyaman hidup di Indonesia selama ini, sehingga enggan menghadapi tantangan.

Masalah beasiswa tidak ada masalah kalau kita sudah diterima di MIT. Saya jamin kalau anda sudah diterima di MIT, banyak sekali alumni ITB yang sudah mapan, mau memberi beasiswa, dengan ikatan dinas. Banyak alumni ITB yang Menteri, Pengusaha sukses yang mau memberi jalan kepada anda untuk mendapatkan Beasiswa.Jangan takut menerima prasyarat ikatan dinas, karena mungkin ikatan dinas tersebut bisa membawa anda ke tempat yang lebih tinggi lagi.

Pengalaman diatas tersebut telah saya kerjakan waktu saya daftar ke HARVARD dan MIT, diterima dan lulus.

JANGAN TAKUT DAFTAR KE MIT, HARVARD, STANDFORD, CHICAGO DLL, ALUMNI ITB PASTI BISA, kalau mau. Beberapa Badan Pemerintah/ perusahaan nasional yang pernah memberi beasiswa ke MIT: Garuda, PTDI, TELKOM, PERTAMINA, BAPPENAS, BPPT, BPIS, DANAMON, GAJAH TUNGGAL. Kalau anda sudah BENAR-BENAR SIAP, beritahu saya, beranikan diri untuk daftar, kalau diterima, beasiswa bisa kita cari sama-sama.Jangan takut.

Sekian salam, dan selamat berjuang.

Rudy Setyopurnomo MS 71

About these ads
This entry was posted in Inspiration and tagged , , , . Bookmark the permalink.

6 Responses to Kuliah di MIT atau Harvard University, Pasti Bisa!

  1. indah says:

    Maaf ka, blh minta alamat emailnya? Mau ada yang ditanyakan sedikit. Atau bisa memberi email ke iksaniputri@yahoo.com thx :)

  2. anitaa says:

    apakah yg bisa belajar di MIT atau harvard hanya lulusan-lulusan ITB saja?kenapa yg disebut dr tadi cm ITB ITB dan ITB,apakah menurut anda lulusan perguruan tinggi selain ITB tidak bisa atau kecil kemungkinannya utk bs masuk d MIT atau harvard?? thx!

    • safrin says:

      Kebetulan tulisan ini diambil dari pengalaman seorang alumni ITB, sehingga banyak menyebut ITB. Semuanya mempunyai kesempatan yang sama…yang diperlukan adalah kemauan dan upaya. Thanks

  3. dhanu says:

    Betul itu…Apakah lulusan dari Institut lain atau universitas lain tidak bisa atau kecil kemungkinan masuk MIT ?

    *Saya mahasiswa ITS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s